Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

1/13/2013


Kesendirian
Di kesepian malam aku sendiri
Fikiran menerawang menjelajah angkasa
Ingin rasanya kubuka semua tabir gelap
Sehingga bisa kunikmati indahnya rembulan
Beserta gemerlapnya selaksa bintang
Semilir angin berhembus perlahan-lahan
Seolah tak ingin mengusikku dari lamunan
Pucuk-pucuk daun menari penuh kemesraan
Seakan tiada bosan untuk selalu menghibur
Semua gundah dan keresahan hatiku
Ketika malam semakin larut
Aku sadari akan kesenmdirianku
Semuanya memang penuh ketidakpastian
Kecuali…. Bisa kunikmati sisa hidup ini
Dengan cinta dan kasih sayang
Dimana semuanya serba tulus
Dimana semuanya serba ikhlas
Dimana semuanya penuh kerelaan
Tanpa pamrih dan pengharapan

Paradigma ?!!!

hari demi hari terus berjalan
pergantian waktupun tidak dapat dielakan
perubahan adalah sebuah relitas yang harus dihadapi
sebagai konsekuensi logis atas akhir dari setiap langkah
paradigma hidup merupakan acuan dalam melangkah
sebagai barometer dalam menjalani hidu
menuju sebuah misteri cita-cita
perenungkan kembali tentang paradigma hidup
tentang cita-cita yang tergantung di angkasa
katakan kamu bisa untuk meraihnya
kamu bisa untuk meraihnya
kamu bisa untuk menjalaninya
gapailah semuanya

Arti perasaan

dikala aku merindu
ingin kutulis sejuta syair indah
ingin rasanya aku berkisah
tentang semua kekangenanku
di saat ini seolah aku sulit mencari
dermaga yang berairkan tinta emas
dan pena antik untuk mengukirnya
aku takut terdampar di pulau sana
yang penuh dengan ketidakpastian

Kebenderangan

kala malam laut
aku terpaku di dlam kesunyian
terdiam menatap ilusi kesendirian
diriku seakan terbiar dalam kehampaan
kebekuan jiwa menjelma
kedinginan nurani selalu menemani
aku merindu tentang kehangatan
aku bermimpi tentang keindahan
saat tirai kegalauan mulai tersibak
fatamorgana menjauh dari realita
hingga tersingkaplah kebenderangan
makna kedamaian yang hakiki

Sambutlah cinta

saat malam mulai menjelang
suasanapun semakin senyap
aku terbujur dalam kekakuan
karena kati terpasung dalam kesepian
kesedihan dengan kesendirian
seakan menggugurkan sejuta harapan
sepinya malam berlalu sudah
pagi datang mengawali hari baru
aku terbangun dari panjangnya malam
berdiri dan kubuka jendela
tersiratlah cahaya mentari pagi
menyinari,..........
menghempaskan semua khayalan kepahitan
memang, aku harus tegak berdiri
songsong hari yang baru
sambut dengan sesuatu yang indah
wujudkan misteri cita dan cinta
sambutlah 'si CINTA' yang cantik
biarkan dia senyum
warnailah dengan cinta


Puisi

Rindu

Akan ke manakah angin melayang
Tatkala turun senja nan muram
Pada siapa lagu kuangankan
Kelam dalam kabut rindu tertahan
Datanglah engkau berbaring di sisiku
Turun dan berbisik tepat di sampingku
Belenggulah seluruh tubuh dan sukmaku
Kuingin menjerit dalam pelukanmu
Akan kemanakah berarak awan
Bagi siapa mata kupejamkan
Pecah bulan dalam ombak lautan
Dahan-dahan di hati berguguran
oleh Dwi Heni